Tampilkan postingan dengan label Moment Spiritual. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Moment Spiritual. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 30 September 2017

Menuntut Ilmu Tiada Batas



Aaahh.. malu pada diri. Ilmu tak seberapa, namun sombongnya luar biasa. Merasa diri paling tahu semua hal, kenyataannya nol besar. Terkadang diri  malah sibuk pada dunia, akhirat terbengkalai. Sering pura-pura tak punya waktu untuk sekedar menghadiri majelis ilmu. Padahal, tiap langkah terhitung ibadah. 

Sabtu, 15 Maret 2014

How I Can Not Fall in Love With Islam?

Jatuh cinta? 
Apa itu cinta? Virus merah jambu kata orang. 
Tidak peduli antara siapa kepada siapa,tidak masalah darimana kemana,pun tidak disangka kapan dan dimana virus ini menyambar hati manusia.

Berawal dari 9 tahun yang lalu,saat saya masih SMA. Saya terjangkit virus merah jambu,virus yang menyebabkan saya jatuh cinta dengan seorang laki-laki. Laki-laki pengurus ROHIS di sekolah yang tampan menurut saya. Entah apa yang tertulis dalam takdir,cinta ini telah membawa sejuta perubahan dalam hidup saya. Diawali dengan sholat istikharah,saya yang tadinya belum berhijab dan sama sekali tidak ada niat untuk berhijab,akhirnya memutuskan untuk berhijab demi tercapainya hasrat cinta kepada laki-laki itu. Saya yang tadinya enggan mengikuti pengajian di sekolah akhirnya datang paling awal guna menuntaskan rasa ingin tahu saya tentang islam. Saya,pertama kali berhijab hanya karena ingin berkenalan dengan laki-laki itu. Titik. Saya berpikir,

Selasa, 22 Oktober 2013

Optimis vs Realistis

Kasus 1
Sebut saja Bulan dan Bintang,mereka sedang asyik duduk di bawah pohon mangga sambil menikmati semangkuk es buah dan sepiring rujak. Di bawah pohon mangga ini biasanya mereka saling curhat,berdiskusi atau sekedar duduk-duduk mengamati jalannya pertandingan bola yang sedang berlangsung di lapangan tak jauh dari tempat mereka berada.
Bulan: "Bintang,kamu pilih jurusan apa nanti pas SPMB (Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru)?"
Bintang: "Teknik Elektro ITB pilihan pertama,yang keduanya farmasi UI. Kalo kamu?"
Bulan: "Wah,,keren.. itu mah jurusan bergengsi. Kalau aku mah IPB aja.. ga mau yang terlalu tinggi,realistis aja dengan kemampuan".
Bintang: "Loh.. kalau kita mampu kenapa enggak, Hidup harus optimis loh.. dengan optimis maka kita akan terpacu,menjadi semangat dan ada usaha lebih untuk mencapai keinginan kita".
Bulan: "Aku ga mau muluk-muluk,lebih suka yang realistis aja lah.."

Jumat, 11 Oktober 2013

Jauh-Jauh dari Ghibah

“Wahai orang-orang yang beriman! Jauhilah kebanyakan
dari sangkaan (supaya kamu tidak menyangka sangkaan
yang dilarang) karena sesungguhnya sebagian dari
sangkaan itu adalah dosa dan janganlah kamu mengintip
atau mencari-cari kesalahan dan keaiban orang dan
janganlah setengah kamu mengumpat setengahnya yang
lain. Adakah seseorang dari kamu suka memakan daging
saudaranya yang telah mati? (Jika demikian keadaan
mengumpat) maka sudah tentu kamu jijik kepadanya.
(Oleh itu, patuhilah larangan-larangan yang tersebut)
dan bertakwalah kamu kepada Allah,sesungguhnya Allah
Penerima taubat, lagi Maha mengasihani.”
 (Al Hujurat 49: 12)

Duuuh... makin lama kok rasanya acara tv itu-itu saja ya. Bosan,jenuh,mangkel pada diri sendiri,seandainya aku punya stasiun televisi oh..

Kamis, 19 September 2013

Nikahan Sepupu

Dan diantara tanda-tanda kekuasaanNya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikanNya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir. 
(Qs. Ar. Ruum (30) : 21).

Bulan Ramadhan kemarin,salah satu dari sepupu perempuan suamiku ada yang nikah. Alhamdulillaah banget kami sudah ada di Jakarta,jadi bisa menghadiri acara tersebut. Tapi aku sedih juga karena ga bisa datang dan melihat acara sakral itu,karena ga boleh sama mama mertua. What??! kok tega nian mama mertua melarang menantunya yang paling cantik ini menghadiri acara nikahan itu??? Padahal acara ini cuma nikahnya aja,resepsinya bulan oktober yang sudah dipastikan kami tidak bisa datang. Tapi aku ga boleh datang..huhuhu... Ya jelas aja ga boleh,lhawong acaranya malem. Malem banget malah. Acara ijab kabul baru di mulai jam setengah sepuluh malam cobak. Maksudnya,biar pada selesai tarawih dulu gitu.. Nah..makanya aku dan Athar ga dibolehin mama mertua datang. Alasan beliau,Athar masih kecil,kasian kalau waktu tidurnya keganggu,jadi cuma suami aja yang datang. Okesiph,sebagai menantu yang baik,aku nurut sama mama mertua deh~ehm~.

Oiyaa... kenapa sih mesti bulan ramadhan nikahnya? Yang aku tahu,kisah sang pengantin ini kayak FTV,hehehe. Detailnya aku kurang paham gimana-gimananya. Intinya,pernikahan mereka sudah tertunda 2 kali. Yang pertama,uang untuk nikah hilang/kemalingan atau apalah aku kurang tahu. Yang kedua,ayah dari mempelai pria meninggal dunia. Mereka ini juga masih saudara (jauh),dijodohin gitu deh.. :)
+++


Dengan diiringi musik rebana,calon mempelai pria melangkahkan kaki menuju rumah calon istrinya. Dengan jas putih ala betawi,didampingi sang ibu dan dibuntuti oleh sekian banyak saudaranya yang membawa seserahan,mempelai pria nampak gagah. Wajah tegang dan hati berdebar-debar sepertinya sudah hal yang pasti dialami oleh setiap orang yang mau menikah. ya apa ya? *nyengir kuda

Mempelai pria dan rombongan  akhirnya tiba di rumah mempelai wanita,mereka disambut oleh segenap keluarga dan kerabat dari pihak wanita. 

Naah... ini ni yang menjadi ciri khas pernikahan adat betawi,selalu ada roti buaya di seserahannya. Kenapa ya? menurut tradisi,buaya adalah hewan yang setia pada pasangannya. Ga pernah gonta ganti ataupun selingkuh. Makanya,selalu ada buaya eh roti buaya di kebanyakan nikahan adat betawi. Suamiku dulu juga ngasih roti buaya pada pernikahan kami,padahal aku bukan orang betawi,hihihi.


Singkat cerita,sambutan,tilawah,ceramah,ijab qabul dan tausiyah selesai dilaksanakan dengan lancar. Alhamdulillaah....
 Sekarang,waktunya untuk menandatangi buku nikah.. ^^
Mempelai wanita terlihat sangat anggun dengan abaya putihnya. Wajahnya terlihat bahagia,lenyap sudah rasa dag dig dug menanti-nanti saat janji suci di ikrarkan.


Dan inilah wajah penganti baru,,wajah yang sekarang di dahinya ada tulisan "suami/isteri",wajah yang sekarang harus sama-sama saling memahami,mengerti dan berbagi. Wajah yang akan menanggung tanggung jawab baru sebagai profesinya masing-masing. Wajah yang lega,senang,bingung dan tegang karena akan melakukan sedekah usai acara ini..aiihhh... psstttt...xixixi.


Doa dari kami,semoga pernikahan kalian selalu diberkahi Alloh sampai usia yang memisahkan. Dari kalian akan lahir putra dan putri bangsa yang InsyaAlloh akan merubah Indonesia menjadi lebih baik,,aamiin... :)

Yukk yang belum menikah,segera laksanakan ibadah yang melengkapi setengah agama ini!*ngompor-ngompori ^^



Rabu, 07 Agustus 2013

Semoga Kita Pemenangnya

Ga terasa bulan yang penuh berkah akan menyingkir,derai air mata bagi perindunya mengiringi kepergiannya. Satu kata yang selalu terucap bila ia akan pergi, "semoga Alloh memperkenankan kami untuk bertemu kembali dengannya di tahun depan". Entah sedih atau bahagia yang di rasa hati,yang jelas ada kerinduan yang teramat mendalam untuk jumpa di tahun-tahun berikutnya.

Sudahkah kami maksimal dalam beribadah?
Sudahkah kami menghindari perbuatan yang mengurangi pahala?
Sudahkah kami membuang jauh-jauh segala penyakit hati?
Sudahkah? sudahkah? sudahkah?
Malu rasanya bersenang-senang ketika syawal tiba sedangkan ramadhan hanya sebatas puasa dan ibadah wajib yang dilakukan.

Tiap malam takbir,menjadi perenungan sendiri untuk kami.
Apa yang dapat kami persembahkan di hari permulaan syawal?
Apa yang bisa kami banggakan untuk menyambut kemenangan di hari syawal?
Hati yang paling tahu segala yang tersirat.

Semoga Alloh menerima dan melipat gandakan segala amal ibadah yang kami lakukan selama bulan ramadhan.
Dan Izinkan kami untuk mengucapkan:
Taqobbalallahu minna waminkum taqobbal ya kariim...
Selamat Hari Raya Iedul Fitri 1434H. ^^

Selasa, 30 Juli 2013

Sejatinya Wanita

Aku terlahir sebagai seorang wanita. Bukan keinginanku bukan pula permintaanku, tapi semua sudah tercatat dalam mega server lauh mahfuz. Dan aku bersyukur sebagai seorang wanita. Menjadi muslimah cerdas,ceria dan kuat adalah tekadku.

Wanita,yang secara alamiah berhati lembut,bertutur kata ramah dan sopan di ciptakan Alloh dengan sejuta keistimewaan. Jika dapat menjaga izzahnya,maka tak segan-segan Alloh mempersilahkannya masuk surga dari pintu manapun.

Wanita,sejatinya menjadi muslimah yang tangguh. Tidak mudah mengeluh apalagi berkeluh kesah. Tidak lemah,harus kuat. Harus mandiri, tidak mudah meminta tolong kepada oranglain Karena yakin Alloh penolong nomor satu disaat raganya mulai rapuh.

Wanita,pesonanya menjadi perhiasan dunia. Maka jangan sekali-kali berbangga diri sebab bukanlah itu yang utama. Kecantikan dan keanggunan miliknya akan lebih tepat bila dikemas rapih dalam kotak baja hijabnya. Tidak mudah terlihat apalagi tersentuh. Tidak mudah mengumbar kata-kata dan mempermainkan suaranya. Menundukan pandangan,menjaga telinga dan berpikir positif.

Wanita,selayaknya melindungi diri sendiri dari debu fitnah dan kehinaan. Jangan mudah terpengaruh,jangan mudah terpuruk. Hatinya memang mudah hancur,airmatanya memang mudah berlinang tapi yakinlah jiwanya tak mudah goyah.

Wanita,ada untuk disayangi,dikasihi dan dicintai. Karena pada dasarnya ia adalah makhluk yang penyayang,pengasih dan penyabar. Dan aku bersyukur menjadi seorang wanita.

Senin, 08 Juli 2013

Semangat Ramadhan

Alhamdulillaah wasyukurillaah.. tinggal beberapa hari lagi umat muslim sedunia akan memasuki bulan ramadhan. Bulan yang penuh berkah. Bulan yang penuh dengan penglipat gandaan pahala. Bulan yang penuh dengan ampunan. Bulan yang amat dinanti-nanti umat muslim.

Ramadhan kali ini,ramadhan keduaku bersama Athar. Ramadhan pertamanya sih Athar baru kebagian 10 hari terakhir,soalnya Athar kan lahirnya pas 20 Ramadhan. Dan suasana sahur yang aduhai meriahnya disini belum menjadi hal yang mengganggu Athar kala itu. Ya,tepat di belakang rumahku ada musholah yang kalau bulan ramadhan full acara dari selesai tarawih (disini selesai tarawih jam 22.30) sampai jam 24.00,waktu ini dipakai untuk stel murottal. Kemudian lanjut lagi jam 02.00 sampai selesai adzan subuh. Nah..kalau waktu yang ini ni,acaranya baca Alquran,nyanyi-nyanyi religi plus lagu-lagu Aceh dan ditutup dengan adzan subuh. Wow rame yah..

Sekarang Athar sudah 11 bulan,sudah pengen ikutan apa yang dilakukan ayah bundanya. Aku dan suami sudah berpikir Athar bakalan bangun ketika sahur nanti. Maka itu,kami akan bagi tugas. Sementara aku menyiapkan makan sahur (masak),suami yang ngajak main Athar. Kalau Athar bangun pas sahur sudah dapat dipastikan jadwal tidurnya akan berubah. Tak apa-apa asalkan masih sesuai dengan lamanya waktu yang dianjurkan oleh para dokter. Biar perkembangan otaknya berjalan seoptimal mungkin kalau porsi tidurnya pas.

Untuk masalah buka puasanya,kemarin kami sudah berdiskusi. Mudah2an suami pulang kantor bisa jam 5 sore sampai rumahnya. Jadi bisa jagain Athar pas aku lagi masak. Disini kan buka puasanya jam 7an,jadi masih punya banyak waktu buat beberes.

Disisi lain,ramadhan kali ini aku sedang menyusui. Hari biasa aja yang emang lagi ga puasa aku cepet banget laparnya,apalagi puasa yaa..hihihi.. tapi semuanya InsyaAlloh berjalan lancar jika hati ikhlas,ga banyak mengeluh,dan NIAT itu intinya. Semoga ramadhan tahun ini membawa banyak perubahan positif pada keluarga kecil kami,keluarga besar,saudara sesama muslim dan juga Negara Indonesia..Aamiin...

Yoo Semangat yoo! Semangat! semangat! semangat! ^^

Sabtu, 06 Juli 2013

seOnggok Daging tanpa Tulang


Catatan kecil untuk nasihat diri sendiri:
  • Kalau gak tau jangan pernah sok tau
  • Kalau gak tau sebaiknya bertanya,jangan asal nyeplos
  • Kalau belum pernah melakukan jangan seolah-olah pernah melakukannya
  • Kalau gak bisa ngomong baik lebih bagus diam
Alloh menciptakan manusia bermata dua,bertelinga dua dan bermulut satu,artinya lihatlah dua kali,dengarlah dua kali baru boleh ngomong sekali.

Lidah dan hati keduanya hanya seonggok daging tanpa tulang. Yang satu sangat tajam yang satunya lagi sangat lembut. Dari keduanyalah manusia berpangkal. Siapa yang dapat menjaga lidahnya pasti hati selalu bersih dan penuh cinta kasih namun sebaliknya jika tak bisa menjaga lidah maka hati akan selalu iri,dengki dan penuh caci maki,naudzubillahimindzalik.

Semoga kita menjadi manusia yang berlidah dan berhati manis,InsyaAlloh,aamiin..

Kamis, 04 Juli 2013

Gempa di Aceh Tengah

Sudah hampir 3 tahun aku singgah di bumi serambi mekah ini. Banyak sekali pengalaman yang aku rasakan disini baik maupun buruk. Buruknya cukup disimpan saja untuk pelajaran menapaki hidup yang lebih rumit lagi ke depannya. Kalau yang baik,hmmm sepertinya sudah aku posting dulu-dulu. Salah satu pengalaman yang menarik ketika aku dibawa suami kesini adalah jalan-jalan alias travelling. Aku suka sekali travelling,kemanapun hayuk aja,tapi yang selalu menjadi kendala selalu finansial. Jadi kalau diajak teman cuma bisa bilang "hehe,belum bisa ikutan nih" atau "yang deketan ajalah,biar murah" dan yang paling sering "haduh..pengen sih tapi tabungan belum cukup".. itulah kata-kataku waktu masih sekolah/kuliah dulu.

Alhamdulillaah,setelah menikah aku bisa beberapa kali berkunjung ke tempat wisata yang berada di sekitaran Aceh. Bisa ngeliat langsung Masjid Raya Baiturrahman yang sedari kecil aku impi-impikan. Bisa naik kapal PLTD Apung yang super gede itu,yang ketika kejadian tsunami tahun 2004 silam kapalnya bisa nangkring di tengah kota,ckckck. Itu semua karena memang suami sedang dinas disini,hehehe...

Danau Laut Tawar,adalah tempat yang menjadi favoritku diantara tempat-tempat wisata lainnya. Pemandangan yang _subhanalloh_indahnya,suasana yang damai asri,udara yang sejuk membuatku betah berlama-lama menikmati ciptaan Illahi yang satu ini. Indah! Indah sekali!

Dan...

Hari selasa kemarin ketika sedang asyik bermain bersama Athar,tiba-tiba aku merasakan getaran yang lumayan kuat. Sampai pusing aku dibuatnya. Ya,getaran itu terjadi karena gempa. Gempa yang terjadi di Aceh Tengah kabupaten Bener Meriah. Alloh... untung saja hari itu suami sedang tidak dinas kesana. Karena kabupaten Bener Meriah adalah daerah wilayah kerja suamiku dan beberapa bulan sekali pasti kesana, Alhamdulillaah ya Alloh...

Mengetahui pusat gempa berasal dari sana,aku langsung terbayang daerah sana. Sedikit banyak aku tau daerah itu karena pernah ke Danau Laut Tawar di Takengon yang rutenya pasti melewati Bener Meriah untuk sampai di danau tersebut. Jalanan yang sempit,kanan tebing dan kiri jurang, ah.... rasanya sesak dada ini melihat berita di media ternyata banyak korban akibat gempa kemarin. Semoga para korban yang meninggal dunia diampuni dosa-dosanya dan diberikan tempat yang terbaik disisi Alloh dan yang luka-luka,kehilangan keluarga beserta harta benda semoga Alloh memberikan kesabaran yang luar biasa.Aamiin.

Ya Alloh...
Lindungilah kami dari segala bentuk ketidaknyamanan di dunia,
Jauhkanlah kami dari sifat-sifat sombong dan angkuh yang akan membawa kami pada kesesatan.
Jadikanlah kami hambaMu yang senantiasa mensyukuri nikmatMu,
Berkahi usia kami agar kami termasuk golongan orang-orang yang beruntung,
Aamiin ya robbal'aalaamiin

Jumat, 28 Juni 2013

Mengatur bukan Membatasi

Seorang kawan bertanya padaku apakah aku KB atau tidak. Mendengar pertanyaannya itu ingatanku melayang pada sebuah buku.  Buku yang pernah aku pinjam dari kawanku sewaktu  hamil Athar. Di dalam buku tersebut dijelaskan bahwa "Banyak anak adalah suatu perintah dan Rosululloh bangga jika umatnya banyak". Beberapa hadistnya dapat dilihat disini

Dari awal aku menikah,aku dan suami berencana punya anak banyak. "Kan seneng cantik kalau banyak yang ngedoain kita,kalau lebaran juga kan seru tuh kumpul-kumpulnya jadi rame",begitu ucapnya yang masih terngiang-ngiang di telingaku. Karena suami anak pertama dari dua bersaudara sedangkan aku anak kedua dari dua bersaudara jadinya kami mengerti betapa asyiknya kalau punya saudara sekandung yang _lumayan_ banyak. Maka kami lebih tepatnya aku tidak terpikir sama sekali untuk berKB suntik,pil,spiral atau yang lainnya. Terlebih lagi setelah mengetahui efek negatif dari masing-masing KB tersebut.

Cara yang kami lakukan hanya dengan berKB alami. Itupun kami lakukan agar jarak buah hati kami tidak terlalu dekat nantinya. Kami ingin,Athar punya adik setelah ia lulus ASI 2 tahun dan begitu seterusnya. Karena selain memberikan haknya untuk ASI 2 tahun,aku juga harus mengumpulkan stamina dulu jika ingin hamil lagi. Sebab,aku belum bisa membayangkan kalau Athar belum 2 tahun aku sudah hamil lagi. Menjaga dan merawat Athar sekaligus mengurus rumah hanya seorang diri yang sedang hamil itu sepertinya dahsyat sekali dalam bayanganku. Memang,kalau Alloh sudah berkehendak tentu DIA tahu yang terbaik untuk umatNYA. Kalau memang waktunya hamil sekalipun sudah diusahakan supaya _nanti dulu hamilnya_ ya ga akan bisa. Namanya rezeky harus riang gembira menerimanya. Ya kan? ya kan? nah... manusia hanya berencana,itu rencana kami. Dan usaha kami dengan berKB alami saja. Sekali lagi bukan membatasi keturunan,hanya mengatur jaraknya.

Himbauan pemerintah "2 anak cukup" kayaknya aku belum mau ikutan deh. Kan kalau anak-anakku menjadi orang yang sukses,bakal ikut andil juga dalam membangun negara ini. Berarti banyak orang pintar yang berakhlak nantinya. Begitu juga dengan anak para teman-temanku lainnya. Maka itu,selain menganjurkan banyak anak,islam mewajibkan pula untuk mendidik keturunan dengan ilmu yang bersumber dari Alloh SWT. Semoga keturunan kami kelak menjadi orang yang berpengaruh positif yang akan menjadikan negeri ini aman,nyaman dan sentausa,,aamiin...

Selasa, 06 Desember 2011

+ Dia Adalah Anugerah... Dia Adalah Ujian +

Jangan tanyakan aku tentang hidupku





Sebuah syair yang sangat menggugah jiwa.
Indah bahasanya,Dalem maknanya...

Rabu, 30 November 2011

==Maka Jadilah==

Aku kok tiba-tiba pengen nulis tentang perkembangan janin dalam rahim yah...??? Mungkin naluri alamiah kali ya...http://www.smileycodes.info

Yang Petama, pasti kita bicarakan dulu tentang air mani. Karena tanpa air mani,sel telur ga akan bisa dibuahi.. Ya gak??? http://www.smileycodes.info


Selama persetubuhan, 250 juta sperma terpancar dari si ayah. Sperma-sperma itu melakukan perjalanan yang begitu sulit dalam tubuh si ibu sampai menuju sel telur. Hanya seribu dari 250 juta sperma yang berhasil mencapai sel telur. Sel telur, yang berukuran setengah dari sebutir garam, hanya akan membolehkan masuk satu sperma. Artinya, bahan manusia bukan mani seluruhnya, melainkan hanya sebagian kecil darinya. Ini dijelaskan dalam Al-Qur'an :

"Apakah manusia mengira akan dibiarkan tak terurus? Bukankah ia hanya setitik mani yang dipancarkan?" (Al Qur'an, 75:36-37)


Cairan yang disebut mani tidak mengandung sperma saja. Cairan ini justru tersusun dari campuran berbagai cairan yang berlainan. Cairan-cairan ini mempunyai fungsi-fungsi semisal mengandung gula yang diperlukan untuk menyediakan energi bagi sperma, menetralkan asam di pintu masuk rahim, dan melicinkan lingkungan agar memudahkan pergerakan sperma.

Yang cukup menarik, ketika mani disinggung di Al-Qur'an, fakta ini, yang ditemukan oleh ilmu pengetahuan modern, juga menunjukkan bahwa mani itu ditetapkan sebagai cairan campuran:

"Sungguh, Kami ciptakan manusia dari setetes mani yang bercampur, lalu Kami beri dia (anugerah) pendengaran dan penglihatan." (Al Qur'an, 76:2)

Di ayat lain, mani lagi-lagi disebut sebagai campuran dan ditekankan bahwa manusia diciptakan dari "bahan campuran" ini:

"Dialah Yang menciptakan segalanya dengan sebaik-baiknya, Dia mulai menciptakan manusia dari tanah liat. Kemudian Ia menjadikan keturunannya dari sari air yang hina." (Al Qur'an, 32:7-8)

Kata Arab "sulala", yang diterjemahkan sebagai "sari", berarti bagian yang mendasar atau terbaik dari sesuatu. Dengan kata lain, ini berarti "bagian dari suatu kesatuan". Ini menunjukkan bahwa Al Qur'an merupakan firman dari Yang Berkehendak Yang mengetahui penciptaan manusia hingga serinci-rincinya. Yang Berkehendak ini ialah Pencipta manusia.

Ketika sperma dari laki-laki bergabung dengan sel telur wanita, intisari bayi yang akan lahir terbentuk. Sel tunggal yang dikenal sebagai "zigot" dalam ilmu biologi ini akan segera berkembang biak dengan membelah diri hingga akhirnya menjadi "segumpal daging".

Namun, zigot tersebut tidak melewatkan tahap pertumbuhannya begitu saja. Ia melekat pada dinding rahim seperti akar yang kokoh menancap di bumi dengan carangnya. Melalui hubungan semacam ini, zigot mampu mendapatkan zat-zat penting dari tubuh sang ibu bagi pertumbuhannya.

Di sini, pada bagian ini, satu keajaiban penting dari Al Qur'an terungkap. Saat merujuk pada zigot yang sedang tumbuh dalam rahim ibu, Allah menggunakan kata "alaq" dalam Al Qur'an:

"Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang Menciptakan, Dia telah menciptakan manusia dari 'alaq (segumpal darah). Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah." (Al Qur'an, 96:1-3)

Arti kata "alaq" dalam bahasa Arab adalah "sesuatu yang menempel pada suatu tempat". Kata ini secara harfiah digunakan untuk menggambarkan lintah yang menempel pada tubuh untuk menghisap darah. 

Tentunya bukanlah suatu kebetulan bahwa sebuah kata yang demikian tepat digunakan untuk zigot yang sedang tumbuh dalam rahim ibu. Hal ini sekali lagi membuktikan bahwa Al Qur'an merupakan wahyu dari Allah, Tuhan Semesta Alam.


Waaah sungguh luar biasa tahapan dalam rahim ibu ya.. ini baru tahap awal,belum ketika segumpal daging itu menjadi tulang belulang yang dibungkus oleh otot-otot.  Kemudian saat janin ditiupkan ruh...http://www.smileycodes.info


Subhanallah...
betapa logika tidak mampu menyaingi keimanan...

Senin, 28 November 2011

Walaupun telat,,
gapapa yah mau ngucapin...





Happy Islamic new Year 1433 H




  • Semoga umat islam dapat bersatu bersama-sama membangun Negara Indonesia tercinta ini.
  • Semoga tidak ada lagi perseteruan yang dapat memecah kerukunan sesama umat muslim
  • Makin maju dan tambah sukses
Aamiin....

Selasa, 22 November 2011

YuSuF ManSuR dan MaTemaTika SedeKaHnya...



Siapa yang tidak mengenal sosok ustad yang satu ini. Ustad kelahiran 19 Desember 1976 asli betawi ini sangat terkenal dengan tema ceramah yang diusungnya yaitu 'sedekah'.. Kalau aku sendiri sih manggil beliau dengan sebutan Ustad Sedekah... http://www.smileycodes.info

Ustadz Yusuf Mansur memang menjadi inspirasi bagi kebanyakan orang saat ini. Bukan hanya karena penuturannya tentang konsep shodaqoh dalam Al-Quran, tetapi juga karena kisah hidupnya  yang jatuh bangun dan menarik untuk kita ambil hikmahnya.http://www.smileycodes.info
Yusuf Mansur merupakan salah satu Ustad Favoritku ni teman-teman...

Siapa sangka Ustadz Yusuf Mansur pernah terlilit hutang milyaran rupiah. Siapa yang menyangka pula Ustadz Yusuf Mansur pernah dipenjara. Siapa yang tak heran pula Ustadz Yusuf Mansur pernah menjajakan es di terminal kali deres.

Begitulah Ustadz Yusuf Mansur. Ustadz yang terbilang pintar ini, pernah menjadi lulusan terbaik di MAN 1 Grogol dan mengenyam kuliah di jurusan Informatika. Namun terhenti sebelum mendapat gelar. Orang bilang sih katanya Ustadz Yusuf Mansur lebih suka balapan motor, jadi terganggu kuliahnya.

Ustadz Yusuf Mansur mulai terlilit hutang ketika terjun di dunia bisnis. Bisnis informatika tepatnya. Hutang yang konon katanya sangat besar sehingga mencapai angka milyaran, membuat Ustadz Yusuf Mansyur harus membekuk di penjara. Saat mendengar penuturan beliau di tv,aku sempat ga percaya teman-teman. Tapi memang begitulah kenyataannya. 

Pengalaman spiritual hadir pada diri beliau ketika berjualan es di terminal kali deres selepas keluar dari bui. Di sinilah pengalaman shodaqoh dengan keikhlasan mulai berbuah. Lambat laun usaha dagang esnya  merangkak naik.

Apalagi setelah beliau bekerja di LSM. Selama kerja di LSM itulah, beliau membuat buku berjudul Wisata Hati Mencari Tuhan Yang Hilang. Sebuah buku yang terinspirasi oleh pengalaman pribadinya sendiri saat terpenjara dan ketika rindu dengan orang tuanya. 

Begitulah sekelumit perjalanan pribadi Ustad Yusuf Mansur....

Atas sambutan masyarakat yang luar biasa terhadap buku Ustadz Yusuf Mansyur ini, maka hidup  beliaupun lambat laun berubah dan sering diundang ceramah dan bedah buku. Patut kita resapi bersama konsep shodaqoh yang tertera dalam Al-Quran. Bukannya berkurang malah bertambah bahkan berlipat dan menyuburkan segi-segi kehidupan lain selain segi ekonomi.

Naaah... di “tangan” ustad Yusuf Mansur, makna sedekah (giving) lebih dari sekedar memberi. Dia menulis di dalam bukunya, The Power of Giving, tentang manfaat bersedekah. Sedekah tidak hanya untuk mensucikan harta, tetapi juga dapat menghapus dosa, memperoleh ampunan Allah, mendapatkan ridha dan kasih sayang dari Allah, memperoleh bantuan dari Allah, dan memakbulkan doa-doa. Dia menjelaskan konsep yang bernama “matematika sedekah”. Konsep matematika sedekah tidak sama dengan matematika yang kita kenal. Dasarnya ada pada Al-Qur’an Surat Al-An’am ayat 160 dimana Allah menjanjikan balasan 10 kali lipat bagi mereka yang mau berbuat baik (bersedekah adalah salah satu perbuatan baik)


Barangsiapa membawa amal yang baik maka baginya (pahala) sepuluh kali lipat amalnya; dan barangsiapa yang membawa perbuatan yang jahat maka dia tidak diberi pembalasan melainkan seimbang dengan kejahatannya, sedang mereka sedikitpun tidak dianiaya (dirugikan). 
[QS. Al-An’am (6) : 160


Begini konsep matematika sedekah itu.
Menurut pelajaran matematika yang kita kenal di sekolah dasar,
10 – 1 = 9,
tetapi, di dalam matematika sedekah,
10 – 1 = 19,
sebab setiap kali kita bersedekah dengan memberikan satu unit rizki (harta) kita, Allah akan menggantinya (membalasanya) 10 kali lipat. 

Jika matematika sedekah itu dilanjutkan, maka kita memperoleh hasil perhitungan sebagai berikut:
10 – 2 = 28
10 – 3 = 37
10 – 4 = 46
10 – 5 = 55
10 – 6 = 64
10 – 7 = 73
10 – 8 = 82
10 – 9 = 91
10 – 10 = 100

Jadi, setelah 10 unit harta kita habis disedekahkan, maka kita memperoleh balasan dari Allah SWT 10 kali lipat dari semula, yaitu 100 unit. Matematika sedekah ini juga menjelaskan bahwa seseorang tidak akan jatuh miskin karena sering bersedekah, sebaliknya rizkinya makin bertambah. Subhanallah. Karena itu tidaklah perlu seseorang mempunyai sifat pelit atau kikir kepada orang lain.

Apakah balasan dari Allah SWT yang 10 kali lipat itu? Apakah berupa rezki yang jumlahnya 10 kali lipat dari harta yang kita sedekahkan? Wallahu alam, bisa begitu atau dalam bentuk yang lain, hanya Allah yang tahu. Balasan dari Allah SWT bisa berupa bantuan yang tidak terduga datangnya, bisa juga berupa dikabulkannya doa dan keinginan yang selama ini selalu dipinta. Ustad Yusuf Mansur menghadirkan kisah orang-orang yang mendapat anugerah tidak terduga karena kebiasaan bersedekah. 

Ada tukang bubur ayam keliling yang mendapat hadiah naik haji, ada wanita yang sudah perawan tua mendapat jodoh, ada orang yang terlilit hutang yang ditolong orang lain sehingga hutangnya lunas, dan sebagainya dan sebagainya.. Ini membuktikan bahwa memang Allah SWT membalas pemberian ummat-Nya dengan balasan yang tidak pernah ia bayangkan.

Satu hal yang pasti, Allah SWT sangat menyayangi ummat-Nya. Bersedekah atau memberi dapat mengijabah doa dan memudahkan banyak urusan. Memberi itu memang menakjubkan, giving is amazing http://www.smileycodes.info.






Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Alloh adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Alloh melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. dan Alloh Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha mengetahui. Orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Alloh, kemudian mereka tidak mengiringi apa yang dinafkahkannya itu dengan menyebut-nyebut pemberiannya dan dengan tidak menyakiti (perasaan si penerima), mereka memperoleh pahala di sisi Tuhan mereka. tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati. Perkataan yang baik dan pemberian maaf lebih baik dari sedekah yang diiringi dengan sesuatu yang menyakitkan (perasaan si penerima). Alloh Maha Kaya lagi Maha Penyantun.” 
(Al-Baqoroh : 261-263)


Tak ada satupun yang luput 
dari penglihatan Allah SWT...

Senin, 14 November 2011

KasiH SayanG YanG TaK PernaH PudaR

 Dapet artikel ini dari blog sebelah...

Seorang suami yang baru pulang dari kantor membantu istri memasak untuk berbuka, istrinya melihat suami yang telah seharian bekerja namun juga kerepotan ikut membantu istri di dapur. "Mas, istirahat dulu aja." Suami menjawab, "Rasulullah aja selalu membantu tugas istri beliau, Kalo saya membantu istri memasak belum sebanding dengan apa yang telah dilakukan Rasulullah." Mata mereka berpandangan. Suami tersenyum manis dan istri tersipu malu dibuatnya. 

Walaupun usia perkawinan mereka telah cukup lama, anak-anak sudah besar dan dewasa, jika senantiasa disirami dengan kasih sayang dan saling memahami maka akan selalu ada tunas cinta yang bersemi kembali. Bunga-bunga bermekaran menebarkan semerbak harum mewangi  setelah melewati badai dan guncangan kehidupan. Istri bersabar menghadapi kekurangan suami karena mengingat pengorbanan yang telah dilakukan suami dalam mengarungi bahtera kehidupan, demikian juga suami selalu bersabar dalam menghadapi kekurangan istri sebab istrinya nampak anggun nan cantik dengan keikhlasan dan pengorbanan dalam menjaga bahtera rumah tangga, sebagaimana Umar Bin Khattab yang menasehati seorang sahabat ketika  mengadukan istrinya yang sangat cerewet sekali. " Saudaraku, aku bersabar atas sikap seperti itu, karena hak-haknya padaku. Istri memasakkan makanan, menyucikan pakaian, menyusui anak-anak dan hatiku tenang dengannya dari perkara yang haram karena aku bersabar atas sikapnya seperti itu."

"Seorang Mukmin yang paling sempurna imannya adalah yang paling baik akhlaknya serta lemah lembut terhadap istrinya." (HR. Ahmad & Tirmidzi).



Kamis, 10 November 2011

HaRi PenJagaLan DuNia.... (O,O)

hah??! maksudnyah apa tuh???!!! 
Tenang... tenang.... silahkan dilihat-lihat dulu isinya,,kalo ngerasa mau muntah,enek,jijik,mual,pusing,geli,takut,parno,ga tega, de-el-el... silahkan di close aja gapapah kok http://www.smileycodes.info 


Postinganku hari ini adalah kelanjutan cerita dari postingan yang kemaren niy teman-teman...
Kalo kemaren kan cerita minggu paginya,,nah kalo hari ini cerita minggu siangnya... silahkan dilihat-lihat...http://www.smileycodes.info (kok kayak dagangan ya)
  

Setelah selesai sholat ied dan makan,,kami pergi ke suatu tempat.....


Waktu dhuha,ahad 10 dzulhijah 1432H,di suatu tempat pemeliharaan kambing

Ini dia si hitam, udh hiyah (hewan qurban) yang akan kami sembelih,potong-potong,dan santap...! Matanya tampak melirik kami,,tapi ku yakin dia pasti akan bahagia di alam sana :p

Eh eh eh... kalo gambar ini (yang pake kemeja abu-abu itu) bukan korban juga yah,ini yang bawa korban ke tempat penyembelihannya.. :p

Bismillaahirrahmaanirrahiim...

Subhanallah... udah tewas ternyata si hitam.. bingung juga mau sedih atau senang -,-



Si Hitam mulai diacak-acak... dipotong kepalanya,,dipotong kakinya,,dan dikuliti... :)


Haaaah... si hitam udah buntung... kepalanya udah copot T_T

Si Hitam lagi dikuliti. Oooh gitu yah caranya,, lumayan dapet ilmu, kali aja nanti punya usaha ternak kambing. lumayan  omzet dan labanya... Aamiin.. ^,^

Huwaaa... si Hitam udah mulus... kayaknya udah siap untuk dipotong-potong tuh.. :D

Teman-teman,,bagi shohibul qurban (pemilik hewan qurban), dibolehkan memanfaatkan daging qurbannya, melalui:
  1. Dimakan sendiri dan keluarganya, bahkan sebagian ulama menyatakan shohibul qurban wajib makan bagian hewan qurbannya. Termasuk dalam hal ini adalah berqurban karena nadzar menurut pendapat yang benar.
  2. Disedekahkan kepada orang yang membutuhkan.
  3. Dihadiahkan kepada orang yang kaya.
  4. Disimpan untuk bahan makanan di lain hari. Namun penyimpanan ini hanya dibolehkan jika tidak terjadi musim paceklik atau krisis makanan.
untuk lebih jelasnya,silahkan baca disini ya teman-teman... http://www.smileycodes.info 

Hehehe,,,ini dia jatahku... dapet pahanya si Hitam... :p

Teman-teman,seekor kambing cukup untuk qurban satu keluarga loooh, dan pahalanya mencakup seluruh anggota keluarga meskipun jumlahnya banyak, baik yang masih hidup maupun yang sudah meninggal. 

Sebagaimana hadits Abu Ayyub radhiyallahu’anhu yang mengatakan, “Pada masa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam seseorang (suami) menyembelih seekor kambing sebagai qurban bagi dirinya dan keluarganya.” (HR. Tirmidzi dan beliau menilainya shahih, lihat Minhaajul Muslim, 264 dan 266)

Oleh karena itu, tidak selayaknya seseorang mengkhususkan qurban untuk salah satu anggota keluarganya tertentu, misalnya qurban tahun ini untuk bapaknya, tahun depan untuk ibunya, tahun berikutnya untuk anak pertama, dan seterusnya. Sesungguhnya karunia dan kemurahan Allah sangat luas maka tidak perlu dibatasi.

Bahkan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berqurban untuk dirinya dan seluruh umatnya. Suatu ketika beliau hendak menyembelih kambing qurban, sebelum menyembelih beliau mengatakan: “Yaa Allah ini – qurban – dariku dan dari umatku yang tidak berqurban.” (HR. Abu Daud 2810 & Al Hakim 4/229 dan dishahihkan Syaikh Al Albani dalam Al Irwa’ 4/349). 

Agar lebih jelas,silahkan kunjungi ini yaaa... http://www.smileycodes.info 


Tapi semua kembali pada Allah SWT... Wallahu 'alam... 
Tugas kita hanyalah bersedekah. 
Yang patut menilai hanya Allah SWT 
http://www.smileycodes.info

Rabu, 02 November 2011

SeTuJuuuuuuu.......

"Suami soleh adalah suami yang menjadi teladan dalam ketakwaan kepada Allah, Dicintai dan dikagumi oleh istri dan anak-anaknya, kadang ia menjadi imam dengan kemuliaan akhlak,guru kharismatik,orang tua pelindung yang bijak, Pangeran yang gagah, pacar yang genit, Teman sejati, eh kadang-kadang kekanak-kanakan juga loh, suka bercanda dan manja sekali pada istrinya  (QS 30:21)
Ia pun memaksimalkan Ikhtiar dan Doa di penghujung malamnya, untuk keselamatan keluarga dari fitnah dunia dan akhirat. Keluarga baginya yang pertama dan umat baginya yang utama"



(K.H. Muhammad Arifin Ilham)

Selasa, 01 November 2011

SubhanAllah....

“Ketahuilah,bahwa dengan selalu mengingat Allah,maka hati itu akan tenang”


(QS,Ar Ra’du : 28)

Selasa, 18 Oktober 2011

"LoVe U MaMa PaPa"

Dari sejak di dalam kandungan sampai agak dewasa,aku ga pernah hidup misah dari ortu.
Cuma ketika kuliah aja aku ngekos,,itupun seminggu sekali pulang. Abisnya ga pengen jauh-jauh dan ga nyaman jauh dari ortu. Bawaannya kangeeeen teruuuus.....

Eeeeehh.... tau-tau pas aku udah nikah malah langsung ditinggal jauuuh banget.
Sebenarnya sih ga jauh ya teman-teman,kan masih Indonesia ini. Walaupun Indonesianya diujung barat.
Tapi apa sih artinya jarak,,kan jauh dimata dekat dihati. ya kan teman-teman...???!!!hehehe...

Sebagai anak,,aku cuma bisa berdoa untuk ortuku. Doa seorang anak kepada ortunya akan tetap sampai walau jutaan jarak menghalangi,bahkan sampai ke dimensi lain (alam barzah).

Sesuai Sabda Rosululloh SAW:
“Bila seorang anak Adam
wafat, maka amalnya terputus kecuali tiga hal:
[1] Shadaqah jariah,
[2] Ilmu yang bermanfaat dan
[3] Anak shalih yang mendoakan kepada orang tuanya.
(HR. Muslim, Abu Dawud, At-Tirmidzi, Nasa’i dan Ahmad)


Belum bisa mbahagiain mama dan papa....
Apa sih ukuran mereka bahagia menurut mereka???
Apa ukuran kebahagiaan mereka menurut kita???

Bingung....
Ga bisa jawab....
Karena memang jasa mereka tidak akan mungkin terbalas oleh kita.
TIDAK AKAN MUNGKIN...
TIDAK AKAN PERNAH....
DAN TIDAK AKAN BISA...



Yang mungkin bisa kita lakukan hanyalah membuatnya selalu tersenyum ketika bersama.




Allah....
Sehatkan orang tua kami.... lindungi mereka ya Allah....
Ampuni segala dosa-dosanya.... bahagiakan mereka ya Allah...
Semoga keberkahan selalu menaungi keluarga kami ya Allah...
Limpahkan rahmat,karunia,hidayah dan inayahMu kepada kami semua ya Allah...
Pertemukan kami semua dalam JannahMU kelak ya Allah....
Aamiin....