Tampilkan postingan dengan label neo. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label neo. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 27 Januari 2018

Secuil Cerita Tentang Rumah Kami

Rumah kami berada di dalam sebuah cluster yang berisi 120 unit rumah. Kebetulan, rumah kami berada di blok yang jalannya tidak terkait dengan blok lainnya. Bisa dikatakan jalan buntu, begitu. Sebenarnya,kami tidak mempunyai alasan-alasan khusus ketika 2 tahun yang lalu memutuskan untuk membeli rumah dan memilih blok yang paling ujung. 

Kala itu,kami menemani kakak saya yang sedang mencari rumah. Bertemulah kami dengan cluster ini. Kakak saya sangat tertarik dengan perumahan ini,begitu pula dengan kami. Tapi kami hanya bisa gigit bibir saat mengetahui harganya. Kami menyadari bahwa tabungan kami masih jauh dari cukup untuk membeli satu unit rumah dengan tipe terkecil sekalipun di cluster ini.

Hari berganti bulan. Kakak saya tidak jadi membeli rumah disini karena suatu hal. Namun berbeda dengan kami. Saat itu ada rezeky yang berlebih-lebih datang kepada kami hingga akhirnya kami dapat membeli rumah  disini. Allahu Akbar! Allah Maha Kaya! Tiada yang tidak mungkin di dunia ini jika Allah berkehendak. 

Minggu, 20 Agustus 2017

Sepeda Hias Bentuk Tank

"Bangun pemudi pemuda Indonesia. Tangan bajumu singsingkan untuk negara. Masa yang akan datang kewajibanmulah. Menjadi tanggunganmu terhadap nusa..."

Waah.. Saya ga bisa move on dari lagu kebangsaan yang satu ini. Lagunya penuh semangat sekali,yang mendengarnya jadi ikutan semangat deh. Sesuai syair di lagunya, adalah tanggung jawab kita bagaimana masa depan negeri ini nantinya. Seakan ada rasa yang meletup-letup untuk menjadikan negeri ini semakin baik lagi, lagi dan lagi.

Apa yang bisa saya lakukan untuk negeri? Rasanya kok hanya bualan belaka jika saya berbicara banyak hal Indonesia harus begini begitu sedangkan saya saja masih seperti ini. Malu rasanya,🙈

Kamis, 07 Januari 2016

Memulai yang Sudah Dimulai

Duh,judulnya kok aneh gitu sih? Sebenarnya kepikiran bikin judul kayak gitu ya selintas otak yang lagi simpel aja,hehe.. Gak tau juga kenapa saya bikin judul kayak gitu. Cuma ngerasa apalah blog ini yang ada namun seperti tiada. Ketika lagi riweh,blog ini seakan berdebu,lumutan bahkan terkubur di tanah yg kering. Menggalinya itu harus memakai cangkul yang dicangkul dengan sekuat tenaga.

Ngerasa juga.. apalah isi blog saya ini,hanya tulisan corat coret yang tak tau arah mau kemana. Kebanyakan curcol daripada tulisan yang berkualitas. Terlebih lagi saya sudah jarang baca buku. Sedih rasanya. Sedih pada diri sendiri mengapa semangat membaca dan menulis turun drastis. *nangis dipojokan

Saya pengen konsisten,pengen banget. Konsisten terus menulis dan terus menulis. Menulis apa saja walau hanya sekedar corat coret. Ada rindu yang menggebu-gebu ketika melihat foto-foto yang ada di album tab yang seharusnya bisa menjadi cerita di blog,namun nyatanya hanya sekedar menjadi gambar-gambar yang memenuhi memory tablet ;(