Kamis, 04 Juli 2013

Gempa di Aceh Tengah

Sudah hampir 3 tahun aku singgah di bumi serambi mekah ini. Banyak sekali pengalaman yang aku rasakan disini baik maupun buruk. Buruknya cukup disimpan saja untuk pelajaran menapaki hidup yang lebih rumit lagi ke depannya. Kalau yang baik,hmmm sepertinya sudah aku posting dulu-dulu. Salah satu pengalaman yang menarik ketika aku dibawa suami kesini adalah jalan-jalan alias travelling. Aku suka sekali travelling,kemanapun hayuk aja,tapi yang selalu menjadi kendala selalu finansial. Jadi kalau diajak teman cuma bisa bilang "hehe,belum bisa ikutan nih" atau "yang deketan ajalah,biar murah" dan yang paling sering "haduh..pengen sih tapi tabungan belum cukup".. itulah kata-kataku waktu masih sekolah/kuliah dulu.

Alhamdulillaah,setelah menikah aku bisa beberapa kali berkunjung ke tempat wisata yang berada di sekitaran Aceh. Bisa ngeliat langsung Masjid Raya Baiturrahman yang sedari kecil aku impi-impikan. Bisa naik kapal PLTD Apung yang super gede itu,yang ketika kejadian tsunami tahun 2004 silam kapalnya bisa nangkring di tengah kota,ckckck. Itu semua karena memang suami sedang dinas disini,hehehe...

Danau Laut Tawar,adalah tempat yang menjadi favoritku diantara tempat-tempat wisata lainnya. Pemandangan yang _subhanalloh_indahnya,suasana yang damai asri,udara yang sejuk membuatku betah berlama-lama menikmati ciptaan Illahi yang satu ini. Indah! Indah sekali!

Dan...

Hari selasa kemarin ketika sedang asyik bermain bersama Athar,tiba-tiba aku merasakan getaran yang lumayan kuat. Sampai pusing aku dibuatnya. Ya,getaran itu terjadi karena gempa. Gempa yang terjadi di Aceh Tengah kabupaten Bener Meriah. Alloh... untung saja hari itu suami sedang tidak dinas kesana. Karena kabupaten Bener Meriah adalah daerah wilayah kerja suamiku dan beberapa bulan sekali pasti kesana, Alhamdulillaah ya Alloh...

Mengetahui pusat gempa berasal dari sana,aku langsung terbayang daerah sana. Sedikit banyak aku tau daerah itu karena pernah ke Danau Laut Tawar di Takengon yang rutenya pasti melewati Bener Meriah untuk sampai di danau tersebut. Jalanan yang sempit,kanan tebing dan kiri jurang, ah.... rasanya sesak dada ini melihat berita di media ternyata banyak korban akibat gempa kemarin. Semoga para korban yang meninggal dunia diampuni dosa-dosanya dan diberikan tempat yang terbaik disisi Alloh dan yang luka-luka,kehilangan keluarga beserta harta benda semoga Alloh memberikan kesabaran yang luar biasa.Aamiin.

Ya Alloh...
Lindungilah kami dari segala bentuk ketidaknyamanan di dunia,
Jauhkanlah kami dari sifat-sifat sombong dan angkuh yang akan membawa kami pada kesesatan.
Jadikanlah kami hambaMu yang senantiasa mensyukuri nikmatMu,
Berkahi usia kami agar kami termasuk golongan orang-orang yang beruntung,
Aamiin ya robbal'aalaamiin

Selasa, 02 Juli 2013

Cara Tersendiri

Iseng-iseng liat statistik pengunjung yang mampir ke blogku,ada satu postingan yang udah agak lama dan jarang di kunjungi oleh teman-teman blogger, tiba-tiba tadi ada yang baca. Berhubung aku juga lupa apa isinya,jadi aku klik deh untuk baca lagi tulisan apa yang telah aku tulis disitu. Hmmm... isinya  ternyata peralihan kebutuhan sehari-hari dalam rangka penghematan toh. Dan benar saja,aku masih setia dengan langkah penghematan tersebut. 

Semua orang baik yang sudah berumah tangga maupun belum,pasti mengalami langkah demi langkah perubahan-perubahan dalam rangka menghemat sesuatu. Ada yang hobinya berburu buku,maka dengan amat terpaksa harus lebih selektif lagi mencari mana buku yang lebih penting untuk saat ini. Ada juga yang hobinya jalan-jalan,harus rela mengurungkan niatnya untuk berpergian. Dan masih banyak lagi hobi-hobi lainnya yang memang secara sadar membutuhkan finansial yang lumayan besar. Bukan suatu masalah selama hal yang primer masih tergenggam dengan baik.

Kebutuhan hidup tiap orang berbeda-beda,mahal ataupun murah juga relatif pada masing-masing individu. Semua tidak bisa disamaratakan. Berbeda! Pasti berbeda! Namun semua orang punya persamaan, yaitu pasti pernah menghemat,pasti pernah melakukan perubahan. Dan tiap-tiap orang  punya cara tersendiri nan unik untuk melakukan perubahan tersebut. Apapun caranya,semoga perubahan yang di lakukan bernilai positif! Aamiin...

Senin, 01 Juli 2013

Sabtu Minggu Eror

Kesalahan-kesalahan/keteledoran yang aku bikin waktu hari sabtu dan minggu kemarin:
  1. Stop kontak mesin air lupa dimatiin. 
  2. Kunci rumah ketinggalan di rumah tetangga pas lagi ngadirin acara tujuh bulanan
  3. Pakai baju tidur kebalik
  4. Nutup pintu kulkas yang lagi dibersihin
Mudah-mudahan ga mengulangi lagi kesalahan yang lebih fatal dari beberapa keteledoran di atas. Penyakit lama yang sering hinggap di kepalaku adalah "LUPA". Haduh,,bener-bener deh masih muda udah sering lupa. Oke,,aku harus lebih banyak lagi menambah bahan bacaan biar ga gampang LUPA!!!

Jumat, 28 Juni 2013

Mengatur bukan Membatasi

Seorang kawan bertanya padaku apakah aku KB atau tidak. Mendengar pertanyaannya itu ingatanku melayang pada sebuah buku.  Buku yang pernah aku pinjam dari kawanku sewaktu  hamil Athar. Di dalam buku tersebut dijelaskan bahwa "Banyak anak adalah suatu perintah dan Rosululloh bangga jika umatnya banyak". Beberapa hadistnya dapat dilihat disini

Dari awal aku menikah,aku dan suami berencana punya anak banyak. "Kan seneng cantik kalau banyak yang ngedoain kita,kalau lebaran juga kan seru tuh kumpul-kumpulnya jadi rame",begitu ucapnya yang masih terngiang-ngiang di telingaku. Karena suami anak pertama dari dua bersaudara sedangkan aku anak kedua dari dua bersaudara jadinya kami mengerti betapa asyiknya kalau punya saudara sekandung yang _lumayan_ banyak. Maka kami lebih tepatnya aku tidak terpikir sama sekali untuk berKB suntik,pil,spiral atau yang lainnya. Terlebih lagi setelah mengetahui efek negatif dari masing-masing KB tersebut.

Cara yang kami lakukan hanya dengan berKB alami. Itupun kami lakukan agar jarak buah hati kami tidak terlalu dekat nantinya. Kami ingin,Athar punya adik setelah ia lulus ASI 2 tahun dan begitu seterusnya. Karena selain memberikan haknya untuk ASI 2 tahun,aku juga harus mengumpulkan stamina dulu jika ingin hamil lagi. Sebab,aku belum bisa membayangkan kalau Athar belum 2 tahun aku sudah hamil lagi. Menjaga dan merawat Athar sekaligus mengurus rumah hanya seorang diri yang sedang hamil itu sepertinya dahsyat sekali dalam bayanganku. Memang,kalau Alloh sudah berkehendak tentu DIA tahu yang terbaik untuk umatNYA. Kalau memang waktunya hamil sekalipun sudah diusahakan supaya _nanti dulu hamilnya_ ya ga akan bisa. Namanya rezeky harus riang gembira menerimanya. Ya kan? ya kan? nah... manusia hanya berencana,itu rencana kami. Dan usaha kami dengan berKB alami saja. Sekali lagi bukan membatasi keturunan,hanya mengatur jaraknya.

Himbauan pemerintah "2 anak cukup" kayaknya aku belum mau ikutan deh. Kan kalau anak-anakku menjadi orang yang sukses,bakal ikut andil juga dalam membangun negara ini. Berarti banyak orang pintar yang berakhlak nantinya. Begitu juga dengan anak para teman-temanku lainnya. Maka itu,selain menganjurkan banyak anak,islam mewajibkan pula untuk mendidik keturunan dengan ilmu yang bersumber dari Alloh SWT. Semoga keturunan kami kelak menjadi orang yang berpengaruh positif yang akan menjadikan negeri ini aman,nyaman dan sentausa,,aamiin...

Rabu, 26 Juni 2013

Senasib Seperantauan

Lingkungan tempat tinggalku tergolong kawasan yang sepi. Sepi dalam artian tidak begitu ramai dengan kendaraan yang lalu lalang. Sebab,rumah kontrakanku berada di sebuah gang buntu yang hanya terdiri dari 6 buah rumah saja. Di gang ini,terdapat sekitar 7 orang anak yang usianya di bawah 13 tahun. Salah satunya bernama Khansa Nada Nafisah yang tempat tinggalnya bersebelahan dengan rumahku.

Saat ini,usia Khansa 3.3 tahun. Ia anak yang periang,cerdas dan manis. Di umurnya yang masih balita,ia sudah pandai godain orang,ngusilin orang dan mengkritik orang jika ia tahu kalau yang di lakukan orang itu salah. Salah satu contoh cara ia menggoda adalah,ketika beberapa hari lalu Athar sedang main bersama Khansa,tiba-tiba Khansa merogoh saku celananya dan berkata "Apa ya ini..apa ya ini.." sambil tertawa riang plus ngeledek Athar. "permen ni..permen ni.." ucapnya lagi kali ini disertai dengan mencolek-colek tangan Athar. Wah,aku sebagai bundanya Athar melihat tingkah Khansa yang menggemaskan itu jadi geli sendiri. Aku tahu Khansa hanya bercanda dan tidak sungguh-sungguh memberikan permen kepada Athar karena Khansa mengerti kalau Athar belum bisa makan permen daaaan... Aku juga tidak tahu apakah yang di saku celananya itu ada permen beneran atau tidak karena Khansa tak mengeluarkan permennya itu.Hehehe. Duh..anak ini,,pinter sekali godain Athar. Dilain waktu,ketika Athar sedang duduk di sepedanya Khansa,Khansa ngelitikin kakinya Athar sambil berkata "kaki siapa ini..kaki siapa ini.." tawanya yang riangpun membuatku menahan geli. Ih.. lucunya anak ini.

Khansa,adalah putri pertama dari kawan seperantauanku. Sama seperti aku,ibunya Khansa bertandang ke kota ini juga karena ikut suami yang dinas disini. Itulah sebabnya kami senasib seperantauan,hehehe. Hidup merantau jauh dari keluarga membuat kami memahami satu sama lain. Saling mengerti kondisi anak adalah salah satunya. Karena memang anak-anak kami dibesarkan hanya dengan kedua orang tuanya,tanpa campur tangan dan bantuan dari nenek kakeknya atau saudara yang lain. Pun mengurus anak jika ayah-ayahnya kerja hanya seorang diri. Tak jarang jika harus menahan buang air karena si anak (lagi seneng-senengnya berdiri tapi belum bisa jalan) lagi asyik bermain,jika di tinggal takut jatuh,terbentur ataupun kejepit. Tak jarang pula makan sesuap terus berlari mengejar anak lalu kembali menyuap lagi. Tak jarang menyelesaikan pekerjaan rumah (menyetrika dan/atau mencuci piring) sampai larut malam setelah menina bobokan si anak. Dan tak jarang bila sholat harus dengan menggendong si anak. Wow.. semuanya kami lalui dengan amat sangat seru,hehehe.

Rasa bahagia dan bangga menyelimuti pastinya jika kami berhasil mendidik dan menjadikan anak-anak kami tumbuh menjadi anak yang sesuai harapan kami. Semoga,kami selalu diberikan kemudahan,kesehatan dan rezeky yang melimpah lagi halal oleh Alloh SWT untuk menjaga,merawat dan menjadikan anak-anak kami manusia pilihan yang mencintai dan dicintai olehNYA,,Aamiin yarobbal'aalaamiin...

Senin, 24 Juni 2013

Semangat dan Fasilitas

"Cantik,coba bikin blog deh. Cantik kan suka nulis tuh,coba aja nulis di blog. Isinya apa aja,terserah cantik". Begitu kata suamiku dua tahun lalu saat kami sedang berbincang-bincang di dalam kamar. 

Ya,sehabis nikah aku langsung ikut suami kesini,karena memang suami dinas disini. Jadilah kami pengantin baru yang hanimunnya di Lhokseumawe_tsaah. Dan disini,aku hanya menjalankan peran sebagai Ibu Rumah Tangga baru tanpa embel-embel apapun. Belum terlalu sibuk,karena Athar *masih dalam harapan* waktu itu. Semua kerjaan RT dari nyapu,ngepel,nyetrika,nyuba (nyuci baju),nyupir (nyuci piring) dan masak beres tiap harinya. Malah terkesan masih ada waktu luang yang aku sendiri bingung dipakai untuk apa.

Setelah menimang-nimang perkataan suami,akhirnya tergugah juga hatiku untuk melaksanakan titahnya untuk bikin blog. Well,akhirnya jadilah blog _sangatsederhana_ini. Yang mungkin isinya jauh dari informasi,yang tulisannya masih belepotan,yang susunan katanya sering ga nyambung,yang templatenya_ih norak dan yang yang yang masssiiiiihhh kurang disana sini. Tapi inilah blogku,dengan segala kekurangan dan kelebihannya,blog ini cerminan pribadi aku. Isinya juga ya semau aku. Yang penting bagiku,aku ga copast dari blog orang (kalaupun sampai copast pasti aku sertakan linknya) dan isi blog Insya Alloh tidak mengandung unsur SARA maupun pornografi. Selesai!

Walaupun sempat vakum beberapa waktu lalu,karena masa melahirkan dan sibuk mengurus Athar (karena aku dan suami disini hanya berdua saja),tapi kini aku mencoba untuk kembali aktif lagi. Kembalinya aku untuk ngeblog juga tak lain dan tak bukan berkat suamiku yang terus menyemangati dan memfasilitasi agar aku rajin menulis lagi. Salah satu fasilitas yang diberikannya adalah sebuah tablet yang katanya,biar aku ga repot-repot nyalain laptop,pasang modem,nyolokin kabel ke stop kontak (kalo batre lepinya habis),yang kalau Athar udah bangun dari tidurnya ga grusak grusuk ngeberesin lepi dan yang paling utama biar bisa ngeblog sambil tiduran/rebahan. Alhamdulillaah... kami masih punya rezeky lebih untuk nyicipin gadged yang namanya tablet ini. Semoga tablet ini awet dan aku bisa mempergunakannya untuk menambah pengetahuan,menyalurkan hobi menulis dan yang paling utama untuk berkomunikasi dengan suami pastinya. Aamiin...

Jumat, 21 Juni 2013

MakaN = KenyanG

"Ay..Athar makannya banyak banget deh. kira-kira gapapa kan ya?" Tanyaku pada suami suatu hari yang lalu sambil nyuapin Athar.
"Lah..emang kenapa??ya gapapa lah"
"Kira-kira ada efeknya ga ya kalo kebanyakan makan?" Tanyaku lagi yang merasa belum puas atas jawabannya tadi.
"Ya ada lah.. KENYANG!!!" jawabnya mantab.
"Yaiyalah kenyang,,maksudnya efek negatifnya gituuuu"
"Yaaa kalo makan banyak palingan kenyang terus ee' deh Atharnya. Gitu doank efeknya,Bun. kalo efek dari makanannya baru deh yang ga tau..," Jawabnya mantabh sambil nyengir kuda

===
 Kesimpulan yang aku bikin sendiri:
Jadi,kalau makan banyak efeknya ya kenyang. Nah... kalau efek dari makanannya itu yang 'kita' ga tau.